Latest News

BINTANG JATUH




JIKA HARUS TERJATUH, JATUHLAH SEPERTI BINTANG !

dalam hidup ini kita mengalami fase yang sama seperti bumi tempat kita tinggal.
kita sama-sama berotasi. hidup kita senantiasa bergulir... kadang diatas dan kadang dibawah.
terkadang kita diangkat keatas setinggi bintang lalu terjatuh kembali keatas tanah tapi saat
terjatuh kita menjadi lemah, kita kehilangan kekuatan bahkan sering kali kehilangan jati diri.

saya, termasuk juga kalian semua pernah mengalami kejatuhan itu dan rasanya sakit, tapi kita
harus tetap bertahan, percaya bahwa terjatuh bukanlah hal yang memalukan, bahkan sebuah bintang
yang memiliki cahaya terang benderang dan berada jauh diatas kita saja bisa terjatuh apalagi kita
yang masih bergantung pada grafitasi bumi agar tetap bisa menjejak tanah !!

tapi apa yang harus dilakukan saat kita terjatuh ? tindakan apa yang tepat untuk dilakukan ?
untuk menjawab pertanyaan itu marilah kita belajar kepada bintang...

"demi bintang ketika terjatuh (terbenam) kawanmu (muhammad) tidak sesat dan tidak keliru
dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya"
 Q.S An-Najm : 1-3

sebuah bintang memiliki ukuran yang berbeda. bintang yang berukuran lebih besar atau lebih kecil
dari matahari kita akan menjadi tidak stabil dan berumur pendek. bintang yang berukuran lebih besar
akan meledakan dirinya sendiri (Supernova) dan debu-debu dari bintang tersebut akan menjadi bahan
terbentuknya benda langit yang lain. sementara bintang yang lebih kecil akan kehilangan keseimbangan
dan terjatuh.

Apakah yang sebenarnya terjadi saat bintang terjatuh sampai tuhan menyebutkannya dalam sumpahnya ?

ketika bintang terjatuh, ia kehilangan daya tariknya sehingga menyebabkan ia terjun bebas di angkasa.
ia terus meluncur dengan cepat, semakin cepat ia meluncur maka semakin cepat ia akan hancur. tapi ia
belum menyerah, untuk mendapatkan daya tariknya kembali ia harus mengecilkan ukurannya sehingga ia meleburkan
semua atom-atom nya sampai menjadi cair, tetapi ia belum bisa menopang beratnya sendiri, akibatnya
grafitasi yang dimilikinya terus melumat cairan elektron nya, lalu sisa-sisa elektron tersebut menyatu dengan
ganas bersama proton-proton membentuk neuron-neoron baru yang tergencet satu sama lain sehingga menghasikan
kepadatan yang benar-benar diluar jangkauan pikiran kita.

ketika terjatuh sebuah bintang sadar bahwa ia tidaklah dapat bergantung kepada siapapun untuk dapat menolongnya,
ia harus menolong dirinya sendiri atau hancur. meskipun ia harus melumat dirinya sendiri dan merubah bentuknya menjadi lebih
kecil dan hanya sebesar bola sepak tapi bintang ini ( yang kemudian disebut bintang Pulsar) memiliki berat 50 ribu milyar ton.

bumi saja beratnya tidak sampai seperti itu. coba saja bayangkan sebuah bola sepak dengan berat 50 ribu milyar ton,
luar biasa bukan ??!!!

jadi apa kesimpulannya ?
bila bintang saja yang merupakan benda mati bisa memiliki "kesadaran" untuk menolong dirinya sendiri ketika terjatuh
apa yang terjadi kepada makhluk mulia seperti manusia yang hanya tersandung saja sudah merengek dan minta digendong ?

STAY CURIOUS AS ALWAYS...





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Its Okay To Be Smart Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.